Apapun itu, pasti menarik

Materi pagi ini


Pagi ini aku lihat lebih cerah dari biasanya. aku ingat ini hari jumat. hari yang istimewa untuk saudara saudaraku, heem, nanti siang jumatan. hari ini aku lihat di salah satu acara di stasiun tv swasta, tentang bedanya hari jumat dengan hari yang lain, hmm, ternyata ada keistimewaannya ya, salah satunya adalah menyegerakan bersedekah.. hehe, jadi semacam menohok nih. banyak kisah yang diceritakannya, menarik sekali pagi ini, semenarik keadaan yang aku alami. halah, lebay sedikit.

Salah satu kisah yang diceritakannya adalah semasa nabi ibrahim ada seorang pemuda yang minta dinikahkan esok hari. terus malaikat membisikkan kepada nabi Ibrahim, “anak muda itu cuma berumur sampai malam ini”, kemudian keesokan harinya pemuda itu bisa menikah dan menjalani hidup sampai berusia 70 tahun. setelah 70 tahun itu, nabi Ibrahim bertanya kepada malaikat, “kenapa anak itu bisa menikah dan berumur sampai dengan 70 tahun?”, malaikat itu menjawab: “karena sebelum kematiannya datang, ia mensedekahkan separuh dari kekayaannya, sehingga ALLAH mencegahku untuk mengambil nyawanya pada malam itu”

Di dalam kajian itu juga ditegaskan bahwa bersedekah itu bisa memperpanjang umur, dalam kajian diutarakan: “kalau kamu ingin melihat orangtua menikahkanmu dan menjadi saksimu, serta ingin supaya mereka bisa menimang anakmu kelak, maka sedekahlah dan doakanlah mereka, dan bagi orang tua yang ingin melihat anaknmya menikah dan ingin menimang cucu dari anak anda, makan bersedekahlah untuk anak2mu dan berdoalah supaya anakmu diberi umur yang panjang”. hmm, jadi ingat pagi2 tadi ketika pulang, waktu pulang aku disalami oleh bapak bapak yang sudah cukup familiar dimata saya, seorang “kaum” di daerah kost saya. pagi tadi bapak itu bertanya: “Assalamualaikum, apakah adek sudah lulus?”, aku jawab: “Alaikumsalam, belum ini pak”, bapak bapak itu: “saya doakan semoga adek lekas lulus, segera bekerja dan cepet cepet menikah”, ow ow ow, kaget aku, saya hanya tersenyum dan mengaminkan dengan sangat, ya itulah cita citaku.. hehe, kemudian bapak itu pamitan sambil mengucapkan: “saya pamit dulu dek”, mungkin karena tau saya lagi pilek, karena suaranya serak, bapak itu bilang: “saya jarang sakit karena menghirup udara di jam jam segini masih segar”. terus dilanjutkan dengan ucapan salam.. hmm.. doanya itu lho, alhamdulillah.. amiin pak, masih saya aminin sampai sekarang..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: